Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Satpam Tendang 'Suster Ngesot', Apartemen "Angkat Tangan"

Sabtu, 17 Desember 2011
BANDUNG - Apartemen Galeri Ciumbuleuit secara hukum tidak bertanggung jawab terhadap Sunarya, satpam penendang Mega, perempuan pemeran suster ngesot.

Manajemen apartemen bekerja sama dengan perusahaan penyedia jasa keamanan, PT Wiragarda Wahana Waspada, sehingga semua kebijakan terkait satpam berada di bawah perusahaan penyedia jasa.

“Jadi tanggung jawab tidak di bawah manajemen (apartemen) Ciumbuleuit, tapi di bawah PT Wiragarda Wahana Waspada. Jika ada sesuatu terhadap satpam seperti insiden suster ngesot, tentu pembelaan ada di pihak PT Wiragarda Wahana Waspada, bukan dari apartemen,” ungkap Konsultan Hukum Apartemen Ciumbuleuit, Dindin Maulani.

Karena itu siapa pun yang minta pertanggungjawaban terkait penendangan suster ngesot, harus dialamatkan ke perusahaan penyedia jasa keamanan itu.

“Termasuk minta maaf karena secara hukum Sunarya ada di bawah perusahaan itu. Jadi Apartemen Ciumbuleuit tidak ada kewajiban untuk minta maaf. Hanya lokasinya (penendangan) saja ada di Ciumbuleuit,” paparnya.

Meski demikian Dindin menegaskan pihaknya akan terus memberi dukungan secara moral terhadap Sunarya. Pihaknya siap membantu jika kasus ini terus berlanjut di ranah hukum.

Dindin mengaku sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan PT Wiragarda Wahana Waspada. Pihak perusahaan penyedia jasa keamanan itu, lanjut Dindin, juga telah menunjuk kuasa hukum bagi Sunarya.

Sementara itu Director PR and Communications Group Bird Management (Apartemen Galeri Ciumbuleuit), Ossie Himawan, mengatakan pihaknya terikat kontrak kerja sama pengamanan dengan PT Wiragarda Wahana Waspada.

“Jadi kita bukan lepas tangan, jenis usaha di bidang keamanan semuanya ada pada kewenangan PT Wiragarda Wahana Waspada,” cetusnya.
Selengkapnya

Tewasnya Juara Indonesia Olimpiade Sains Ditusuk

Rabu, 07 Desember 2011
Siswa sekolah Singapura ditemukan bersimbah darah di kawasan Pluit Selatan, Jakarta Utara.
Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara hingga kini masih menyelidiki motif kasus pembunuhan terhadap Cristoper Melky Tanujaya, 16, siswa asal Singapura yang ditemukan bersimbah darah di kawasan Pluit Selatan, Jakarta Utara pada Senin 5 Desember 2011 malam.

"Motifnya masih didalami, luka tusuk yang terdapat di badan korban juga masih didalami. Dugaan sementara kami jika korban dianiaya hingga menimbulkan kematian," ujar Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Andap Budi Revianto, Rabu 7 Desember 2011.

Cristoper, kata Andap merupakan warga negara Indonesia yang sedang bersekolah di Singapura. Cristoper datang ke Indonesia hanaya untuk berlibur.

Sementara itu, saat ditemukan pertama kali oleh warga yang melintas, masih ditemukan dompet beserta identitas korban. Pihaknya, lanjut Andap masih menelusuri apakah Cristoper dirampok atau tidak. "Yang pasti sekarang masih proses penyelidikan secara intensif," kata dia.

Warga Perumahan Taman Grisenda C2, Nomor 8, Kelurahan Kapukmuara, Penjaringan, Jakarta Utara meninggal saat dalam penanganan medis di IGD Rumah Sakit Atmajaya Penjaringan Jakarta Utara. "Terdapat dua luka tusuk di lehernya," kata Mustofa, 33, satpam Rumah Sakit Atmajaya.

Menurut Mustofa, tubuh remaja ini ditemukan pertama kali oleh Setiohadi Wiratmoko, 30, warga Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat itu Setiohadi sedang melintas di jalan tersebut.

Lalu Setiohadi membawanya ke RS Atmajaya, menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX nopol B 6001 UKG.

"Dia membonceng korban yang sudah dalam kondisi berdarah. Saya lihat dia kesulitan memapah korban. Lalu saya bantu dan membawanya ke Ruang IGD," tutur Mustofa.

"Namun sekitar setengah jam saat ditangani di IGD, korban meninggal," ucap Mustofa yang ketika itu sedang berjaga.

Informasi yang didapat Mustofa dari Setiohadi, korban ditemukan di depan Rumah Makan Padang Garuda dalam kondisi berdarah-darah. "Namun dia tidak menjelaskan bagaimana kejadiannya," terang Mustofa.

Siswa SMA Saint Joseph Institute di Singapura itu tercatat pernah meraih juara Olimpiade Sains Nasional pada 2009. Saat itu Christoper masih duduk di bangku SMP.

Menurut situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Christoper meraih medali perak untuk bidang Matematika. Dalam situs tersebut tertulis Christoper mewakili SMP IPEKA Pluit, Jakarta Utara.
Selengkapnya

Anak ini dikakinya penuh dengan paku( 24 paku)

Senin, 21 November 2011
Entah apa yang terjadi pada Safira. Tubuh masih belia. Tiga tahun. Tapi penyakit yang merubung tubuhnya luar biasa menggerikan, penuh misteri dan membuat kita merinding. Betis gadis kecil ini dipenuhi dengan puluhan paku. Tertanam di dalam daging.

Hingga Rabu kemarin, 2 November 2011, para dokter di Rumah Sakit Umum Pare-pare Sulawesi Selatan, berusaha memecahkan pertanyaan dari mana asal-usul paku-paku itu. Dunia kedokteran dan kesehatan juga ramai mediskusikan kasus ini. Aneh tapi nyata. Dan harus dicari penjelasan medisnya.

Derita Safira mulai dirasakan dua bulan lalu. Ketika itu benda-benda aneh ini mulai terlihat di betis mungilnya. Menjulur lewat benjolan di betis kanan. Ibunya terkesiap. "Saat itu dia mengalami luka. Lalu kelihatan ada benda seperti paku di betisnya. Dicabut, ada satu mirip paku," kata paman Safira, Wawan, saat dihubungi VIVAnews.com dari Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 2 November 2011.

Dirundung kecemasan, orang tuanya memeriksa sekujur tubuh gadis kecil ini. Tak ada di punggung, tapi di betis kirinya juga ada benjolan. Dan bukan cuma satu tapi banyak. Puluhan benjolan itu menjorok dari dalam ke luar. Jika dilihat seperti ada logam. Saat diperiksa secara fisik, ada benjolan-benjolan lain.

Keluarga mengharubiru. Menolong Safira tapi tak punya uang ke Rumah Sakit. Apalagi, kata Wawan, sang keponakan tidak menunjukkan gejala-gejala aneh. Tetap normal seperti anak-anak seusianya. Beruntung ada pertolongan dari Jaminan Kesehatan Daerah. "Alhamdullilah, seluruh biaya ditanggung Jamkesda," kata sang paman.

Safira lalu dibawa ke rumah sakit empat hari lalu. Para dokter melakukan rontgen pada dua betisnya. "Hasilnya positif. Bahwa benda yang berada di dalam betis Safirah itu memang benar-benar logam," kata Wawan.

Operasi pun dilakukan. Hasilnya cukup mengejutkan. Tim dokter berhasil mengangkat 26 buah logam dari kedua betis bocah ini. Logam-logam yang berbentuk seperti paku itu memiliki ukuran dan jenis yang berbeda. Total, ada 24 batang logam berbentuk paku, satu potongan jarum suntik, dan sebatang aluminium. "Panjangnya 3 hingga 5 centimeter," kata Direktur RSUD Andi Makassau, Dokter Jamal, saat dihubungi VIVAnews.com dari Makassar, Rabu 2 November 2011.

Penderitaan Safira belum usai. Sebab masih ada satu logam lagi. Yang ini posisinya sulit. Menancap di antara perut dan punggung. Diduga logam dengan ukuran dan jenis yang sama. "Yang ini berada di otot dalam," kata Wawan. Berdasarkan hasil diskusi dengan dokter, paku yang terakhir itu akan diangkat setelah kondisi Safira stabil.

Dari Mana Benda-benda Aneh Ini

Pertanyaan yang kini merasuk banyak orang dan para dokter itu adalah dari mana asal-usul paku-paku dan jarum suntik dalam betis Safira itu. Lantaran aneh dan belum ada penjelasan medis itu, keluarga menduga penyakit ini karena guna-guna ilmu hitam. Alasannya, keluarga yakin Safira tidak pernah dan tidak akan bisa memasukkan benda-benda logam ke dalam tubuhnya sendiri.

Juga tidak ada anggota keluarga lain yang dengan tega memasukkan benda itu ke dalam betis kecil Safira. Safira yang masih anak-anak itu tidak mungkin bisa memasukkan benda logam ke dalam betis-betisnya. Apalagi di kedua betisnya itu tidak ada bekas ataupun pembengkakan. "Kalau masukkan sendiri, pasti membengkak," kata Wawan.

Bila itu memang karena ilmu hitam, keluarga juga masih meragukan. Karena, kata Wawan, selama ini ibu Safira, Sarifa, selalu bersikap baik kepada orang lain. Begitu juga anggota keluarga lainnya. "Saya juga heran mengapa bisa terjadi seperti ini. Menurut pengakutan ibunya, kalau misalnya ada dugaan ilmu hitam, selama ini dia selalu baik pada tiap orang. Tapi kenapa justru anak ini yang terkena," ujar Wawan.
Paku dalam betis Safirah
Direktur RSUD Andi Makassau, Pare-pare, Sulawesi Selatan, Dokter Jamal mengakui kasus jenis ini baru pertama kali ditangani rumah sakit yang dipimpinnya. Dokter Jamal tidak berani menyimpulkan penyakit apa yang diderita Safira.

Dia juga mengakui ini kasus aneh yang belum dapat dijelaskan secara medis. "Tapi ini fakta dan tidak kami bantah. Saya pribadi menganggap ini aneh. Kalau ini disengaja, juga tidak mungkin," kata Dokter Jamal. Untuk penelitian lebih lanjut, logam yang diangkat dari betis Safira akan dikirim ke Makassar. Logam-logam itu akan diteliti di bagian patologi RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Kejadian sejenis terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. Noer Syaidah, wanita berusia sekitar 40 tahun, mengalami kejadian tak kalah anehnya. Noer Syaidah mengalami sakit dan nyeri di bagian perut sejak 1991. Secara perlahan namu semakin kentara, sejak saat itu beberapa utas kawat mulai menyembul dari dalam perutnya.

Setelah dilakukan rontgen, tampak jelas bahwa benda-benda yang bermunculan dari perutnya itu adalah kawat yang melilit. Tak jarang pula Noer Syaidah memotong sendiri kawat-kawat yang menjulur. Hal itu dilakukan agar kawat-kawat tadi tidak semakin memanjang.

Selengkapnya

Marak Pencurian Pulsa Handphone berbagai provider

Kamis, 06 Oktober 2011
JAKARTA - Mochamad Feri Kuntoro korban tersedot pulsa yang telah melapor ke Polda Metro Jaya, Selasa (5/10/2011) kemarin, hari ini kembali menyambangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya untuk menyerahkan data tagihan pulsa provider yang ia pakai.

"Hari ini saya lengkapi berkas yang diminta Kasat Cyber Crime untuk bukti, satu di antaranya struk pembayaran atau transkip pembayaran kartu saya," ungkap Feri saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/10/2011).

Selama ini, korban mengaku menanggap sepele struk-struk tagihan yang diterimanya, hingga saat diminta polisi ia kembali harus ke Grapari (gerai layanan pelanggan seluler Telkomsel) untuk meminta struk tagihan.

"Sekarang saya hanya menyerahkan ini saja (struk tagihan) paling setengah jam juga selesai," ucapnya.

Feri Kuntoro melapor ke Polda Metro Jaya setelah dirinya merasa dirugikan dengan SMS sedot Pulsa yang berkedok iming-iming hadiah. Awalnya Feri iseng-iseng ikut kuis dengan menggunakan sarana SMS *933*33# yang dilihatnya dari sebuah stasiun televisi swasta yang ia tonton pada Maret 2011.

"Ternyata setelah saya ikut, malah muncul berita info, mau saya unreg, ternyata tidak bisa," kata Feri.
Pada saat melakukan registrasi ikut kuis tersebut, pulsa di handphone Feri sudah tersedot. Sampai akhirnya ia pun melapor ke Grapari Telkomsel, tetapi tetap saja pulsanya tersedot setiap harinya.

"Pada saat masuk sudah terpotong, saya pun sudah lapor ke Grapari, tapi tidak ada tindakan apapun. Dari bulan maret (2011) pulsa saya tersedot Rp 2000 setiap hari sampai sekarang," jelasnya.

Apesnya lagi, selain mengikuti kuis berkedok SMS, Feri pun mendapatkan NSP atau nada dering yang juga tidak bisa di unreg, padahal ia tidak pernah memintanya. Setiap Bulan pulsanya bobol Rp 75 ribu. "Tiap bulan pulsa saya tersedot Rp 60 ribu, kemudian Rp 15 ribu untuk nada dering, jadi setiap bulan pulsa saya hilang Rp 75 ribu," ucapnya.

Kesal pulsa miliknya tersedot terus, Feri pun membuat laporan polisi dengan nomor LP/3409/X/2011/PMJ/Ditreskrimsus tanpa ditulis siapa terlapornya.

Selengkapnya

Kamis Dini Hari Bulan Berwarna Merah-Darah

Rabu, 15 Juni 2011
Pencinta astronomi dan benda langit di Inggris Raya berharap langit cerah pada Rabu malam. Dengan demikian, mereka bisa melihat pemandangan menakjubkan dari dampak peristiwa gerhana bulan terlama sejak tahun 2000.

Seperti dikutip dari Daily Mail, gerhana itu akan memperlihatkan warna bulan yang merah-darah selama 100 menit selama gerhana berlangsung.

Tapi Badan Antariksa Amerika Serikat NASA sudah memperingatkan bahwa kawasan Eropa akan melewatkan tahap awal gerhana bulan. Karena gerhana terjadi sebelum bulan 'terbit' di Eropa. Gerhana akan terjadi pada pukul 18.24, namun matahari belum terbenam di Inggris hingga pukul 21.19.

Masyarakat di sebagian Afrika, Timur Tengah, Asia Tengah, dan Australia Barat dapat menikmati gerhana bulan ini. Sedangkan, di kawasan Amerika, gerhana terjadi saat siang hari tengah berlangsung di sana.

Selama ini, bulan memantulkan cahaya matahari. Ketika gerhana bulan terjadi, matahari, bumi, dan bulan berada dalam posisi sejajar. Bumi berada di tengah, di antara bulan dan matahari.

Cahaya matahari yang melewati bumi, akan membuat bulan berwarna merah, coklat, atau hitam.

Sedangkan gerhana bulan di Indonesia, durasinya diperkirakan berlangsung selama 3 jam 20 menit, dengan periode gerhana total mencapai waktu 1,5 jam. Gerhana diperkirakan berlangsung pada 16 Juni, antara pukul 01.22 - 05.02 WIB.

Gerhana bulan di Indonesia juga berpeluang dinikmati dengan mata telanjang, mengingat saat ini memasuki musim kemarau. Selain 16 Juni mendatang, gerhana bulan juga dihitung akan terjadi pada Desember tahun ini.
sumber vivanews.com
Selengkapnya

Wow,Inilah 5 Perusahaan RI Daftar Papan Atas Indonesia

Selasa, 03 Mei 2011

Bisa jadi benar perkataan JPMorgan yang mengakui bila Indonesia merupakan negara emerging nomor satu di antara negara berkembang lainnya.

Ini terbukti dari perusahaan-perusahaan Indonesia yang bisa bersaing secara global dengan perusahaan kakap kelas dunia lainnya seperti JPMorgan, Petrochina, Chevron, Exxonmobil, Citigroup, sampai Berkshire Hathaway.

Dikutip dari Forbes Asia, Rabu (4/5/2011), ada lima perusahaan besar asal Indonesia yang masuk dalam jajaran The Global 2000 versi majalah Forbes Asia yang menampilkan perusahaan besar kelas dunia. Dua di antaranya adalah bank pelat merah.

Kelima perusahaan itu dinilai memiliki laporan keuangan, dan aset yang baik. Berikut daftar kelima perusahaan tersebut:

1. Bank Mandiri.


Di antara kelima perusahaan Indonesia yang masuk kategori mendunia ini, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi perusahaan yang peringkatnya tertinggi. Masuk di peringkat 652 di antara 2.000 perusahaan, Bank Mandiri tercatat mempunyai pendapatan sebesar USD4,056 miliar.

2. Bank Central Asia.


Bank swasta berciri khas warna biru ini tampaknya harus puas berada di bawah Bank Mandiri. Peringkat yang "diemban" BCA berada di posisi 755 dengan pendapatan sebesar USD2,885 miliar.

3. Bank Negara Indonesia (BNI).


BNI menjadi bank BUMN lainnya yang masuk ke dalam jajaran Forbes The Global 2000. Bank pelat merah ini harus puas berada di peringkat 1.296 dengan pendapatan sebesar USD2,472 miliar.

4. Bank Danamon.

Salah satu bank terbesar di Indonesia ini pun "kecipratan" menjadi perusahaan di dunia yang berpendapatan terbesar. Bank Danamon menduduki angka cantik yakni di peringkat 1.515 dengan pendapatan sebesar USD2,041 miliar.

5. Matahari Putra Prima.

Kendati banyak diguncang isu, perusahaan ritel PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menjadi emiten yang juga masuk ke dalam jajaran ini. Perusahaan milik grup Lippo ini bertengger di posisi 1.913 dengan penjualan sebesar USD948 juta.
Selengkapnya

wabah ulat kini menyebar di bali?

Sabtu, 09 April 2011
BULELENG- Wabah ulat bulu sepertinya terus menjadi-jadi dan kini ditemukan di Bali. Di Buleleng, Bali, sejumlah petani mengaku telah diserang hama ulat bulu. Akibat serangan tersebut, lahan pertanian mereka rusak.

Mereka merupakan petani dari Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Bali. Made Madra, salah seorang petani, mengatakan ratusan ulat bulu telah berkembang biak di sejumlah lahan perkebunan mangga miliknya.

Bahkan puluhan pohon mangga menjadi rusak akibat diserang wabah ulat bulu ini. Ulat bulu ini ditemukan sejak satu pekan lalu oleh para petani, dan jumlahnya semakin berkembang banyak sejak tiga hari terakhir.

Para petani khawatir, perkembang biakan ulat bulu ini semakin banyak dan menyerang lahan persawahan yang dekat dengan lokasi perkembangbiakan ulat bulu.

Sampai saat ini, warga masih kebingungan untuk menumpas keberadaan ulat bulu ini. Pasalnya dinas terkait belum melakukan tindakan atas penumpasan ulat bulu tersebut.

Selengkapnya

112 WNI DItampung Disekolah RI di tokyo

Senin, 14 Maret 2011
JAKARTA - Tim Relief KBRI Tokyo telah mengevakuasi 112 Warga Negara Indonesia dari Sendai menuju Tokyo. Mereka ditampung di Gedung SRIT di Meguro, Tokyo.


Berdasarkan informasi yang diperoleh okezone dari KBRI Tokyo, Senin (14/3/2011), mereka tiba sekira pukul 06.05 waktu setempat. Satu korban yang mengalami cedera tulang punggung, Vera Yulianti, mahasiswi Fakultas Sastra Tohoku University, langsung dibawa ke RS Showa Daigaku Byoin, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, rombongan lainnya, termasuk satu ibu hamil, satu yang ibu baru melahirkan beserta bayinya yang berusia dua minggu, dalam keadaan baik, walaupun tampak sangat kelelahan.

Para pengungsi menempati aula olahraga SRIT yang telah dilengkapi dengan selimut, tikar, futon (kasur lipat), dan bantal, serta memiliki penghangat ruangan. Beberapa masyarakat Indonesia yang tinggal di Tokyo telah memberikan sumbangan, seperti jaket, sweater, jilbab, dan kaos kaki hangat.

KBRI Tokyo dan Tim perlindungan WNI dari Kemlu RI turut membantu para pengungsi di SRIT. Di Sendai sendiri masih terdapat Tim relief KBRI Tokyo Gelombang I pimpinan Mayor Zaenal Arifin, yang rencananya hari ini akan melakukan penyisiran di rumah sakit setempat dan pusat pengungsian lainnya, untuk mencari jika masih ada WNI yang menjadi korban.

Sementara itu, tim evakuasi dari Fukushima yang membawa tiga pengungsi WNI sedang dalam perjalanan kembali ke Tokyo dan diperkirakan tiba sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Tim melaporkan bahwa tiga WNI yang dievakuasi dalam kondisi baik, demikian pula dengan pengungsi WNA yang turut dievakuasi.

(lam)okezone.com
Selengkapnya

Nasib Alumni SMK kabandungan sukabumi di jepang

SUKABUMI - Tidak kurang dari 122 alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Sukabumi, Jawa Barat, yang tengah magang kerja di Jepang, hingga hari ini, belum diketahui keberadaan mereka.

Pihak sekolah masih menunggu informasi resmi dari perusahaan perekrut, PT Japan Indonesia Economy Corperatioan (Jiaec).

Para orangtua dan pihak sekolah SMK I Negeri Sukabumi yang berlokasi di Jalan Kabandungan, resah terkait belum jelasnya nasib anak-anak mereka. Ratusan alumni kini bekerja di berbagai perusahaan automotif dan industri.

Kepala Sekolah SMK I Wahyuto, Senin (14/3/2011) mengatakan, sejak gempa dan tsunami Jumat 11 Maret lalu, pihak sekolah sering menerima telepon dan kedatangan orangtua murid yang merasa khawatir keberadaan mereka di Jepang.

Kendati demikian, pihak sekolah juga mendengar siswa yang langsung mengontak keluarga mereka. Namun hal itu masih sebagian kecil, apalagi secara resmi pihak sekolah belum menerima laporan resmi dari Jiaec yang berkantor pusat di Jakarta Barat.


SMK Negeri I merupakan salah satu sekolah favorit dan unggulan di Kota Sukabumi. Sekolah ini sudah menjalin kerja sama dengan Jepang sejak 2003. Hingga saat ini tidak kurang dari 342 alumni sekolah ini bekerja di perusahaan besar Jepang.okezone.com
Selengkapnya

Nasib 9 Siswa Asal Sukabumi smk pertanian di jepang belum diketahui

Minggu, 13 Maret 2011
SUKABUMI - Nasib sembilan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) asal Sukabumi, Jawa Barat, hingga kini belum diketahui. Mereka adalah bagian dari 75 siswa yang pergi ke Jepang untuk mengikuti magang sejak 2007.

Pihak SMK Pertanian yang memberangkatkan mereka masih mencoba menghubungi PT Japan Ekonomi Center (Jiaec) yang memberangkatkan puluhan siswa tersebut.


Akibatnya orangtua para siswa di sekolah yang beralamat kawasan Karangtengah, Cibadak, Sukabumi ini cemas akan nasib anak-anak mereka.

Dari 75 siswa yang diberangkatkan, kini tinggal sembilan yang belum pulang dan masih mengikuti latihan kerja di bidang pertanian, perikanan, perkebunan, dan budi daya tanaman.

Kepala Sekolah SMK Pertanian Yudi Karyudi mengungkapkan, sejak informasi gempa bumi dan tsunami Jumat 11 Maret lalu, pihak sekolah belum menerima keterangan resmi dari Jiaec.

Yudi berharap secepatnya perusahaan yang berdomisili di Jakarta Barat beserta pihak terkait bisa mengabarkan nasib anak didik mereka.

Sembilan siswa tersebut adalah Silvi, Siti Silvia, Septiana, M Saprudin, Ari, Siti Latifa, Siti Syariah, Nenden, dan Sulastri.

SMK Pertanian merupakan sekolah rujukan di Sukabumi yang selama ini menjadi pusat seleksi bagi sekolah-sekolah yang memberangkatkan lulusannya ke Negeri Sakura. Sekolah ini kerap melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di luar negeri.
(Wildan Topan/SUN TV/ton)
Selengkapnya

BMKG mencabut peringatan tsunami

Jumat, 11 Maret 2011
BMKG pukul 20.00 Telah mencabut peringatan Tsunami bersekala 1 meter di indonesia kepulauan manado,dan dari keterangannya kita tidak pernah tahu pasti karena ini alam yang sewaktu waktu berubah tapi kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk membritahu kabar selanjutnya.(11/3).
Selengkapnya

Tsunami di indonesia takan lebih dari 1 meter

JAKARTA - Staf Khusus Kepresidenan Bidang bencana Alam Andi Arief mengatakan bahwa Tsunami yang akan melanda Indonesia tidak akan lebih dari satu meter.


"Berdasarkan yang saya terima itu tidak akan lebih dari setengah, atau satu meter. Dan akan tiba 18.30 waktu sana, 20.30 WIB," kata Andi di Komplek Istana Kepresidenan, Jumat, (11/3/2011).

Andi menambahkan bahwa pihaknya telah meminta kepada pemda setempat untuk mengimbau warganya agar tidak mendekati pantai. "Wilayah Biak, Maluku, Sulawesi Utara, kita sudah imbau pemda untuk mengimbau menghindari wilayah pantai," imbuhnya.

Tsunami ini peristiwa dunia yang mengompakkan seluruh dunia. "Tidak perlu panik karena tidak akan lebih dari menit-menitan," tutupnya.

Namun pemerintah tetap mengimbau agar semua Pemda mengimbau warganya untuk menghindari wilayah pantai. Pasalnya, meski satu menit, korban bisa mencapai ratusan seperti gempa di Cile.
(ugo) okezone.com
Selengkapnya