Tampilkan postingan dengan label jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jepang. Tampilkan semua postingan

Karyawan Dijepang Sibuk Kerja Berbeda Dengan Indonesia

Rabu, 07 Desember 2011
ANDA pulang kantor jam berapa? Mungkin Sambil kantor pun Anda facebookan Dan chating.Berbeda Di Tokyo, para pekerja di kantor swasta dan pemerintah pulang kantor pukul sembilan atau sepuluh malam.

Itu artinya mereka bekerja sekitar 12 jam sehari. Tapi sebenarnya bisa lama lebih dari itu. Karena rumah mereka rata-rata jauh dari kantor, dan angkutan utama mereka adalah kereta api, maka para karyawan Jepang sudah meninggalkan rumah pukul tujuh pagi.

Saat di kantor, mereka benar-benar bekerja. Haram menerima telepon saat jam kerja, apalagi Facebookan.

Inilah alasannya kenapa Facebook tidak nomor satu di Jepang. Di Indonesia, situs nomor satu versi Alexa adalah Facebook.

Shinjuku, salah satu pusat perkantoran di Tokyo, Jumat malam (2/12/2011). Trotoar dipenuhi para pekerja, laki maupun wanita, pada pukul 23.30.

Itu jelang tengah malam, tapi kaum profesional Tokyo itu baru saja berjalan menerobos malam yang dingin pada suhu 6-7 derajat, bergegas menuju stasiun kereta, berdesak-desakan, sebelum sampai ke rumah lepas tengah malam ketika anak dan istri sudah tidur.

Stasiun kereta terlihat sangat sibuk tengah malam itu. Pria dan wanita mengenakan berbagai model jas dan jaket musim dingin, mirip peragaan busana yang melibatkan ribuan peragawan dan peragawati.

Malam Minggu di Tokyo adalah Jumat malam. Kantor-kantor tutup pada hari Sabtu dan Minggu.

Ketika kaum profesional itu pulang kantor Jumat malam, mereka mampir di cafe, resto, dan tempat dugem. Besoknya, mereka --yang sebagian tinggal di luar Tokyo-- libur sehingga kawasan-kawasan perkantoran sepi pada hari Minggu.

Hari Senin, karyawan kerja lagi. Pulang jelang tengah malam. Bangun pagi, jam tujuh tinggalkan rumah atau apartemen, naik kereta api, jalan kaki dari stasiun kereta ke kantor. Kerja, tidak boleh menelepon, tidak boleh SMS-an, jangan main Facebook.

Begitu terus. Hidup seperti mesin. Waktu untuk keluarga terasa singkat. Yang bujang bahkan lupa mencari pacar.
Selengkapnya

Gadis Jepang Jatuh Ke Air Terjun Niagara

Seorang gadis Jepang berusia 19 tahun diperkirakan tewas setelah kehilangan keseimbangan dan jatuh ke Air Terjun Niagara, Amerika Serikat-Kanada. Hingga saat ini, mayatnya masih belum ditemukan.

Dilansir dari laman CNN pada Selasa 16 Agustus 2011, gadis yang namanya masih dirahasiakan itu terpeleset dan jatuh dari sisi Kanada Niagara pada hari Minggu. Ia sedang duduk di pinggiran pembatas dengan payung di tangan sebelum akhirnya terjatuh.

"Selama 35 tahun menjadi polisi, baru sekali ini saya menemukan kejadian seperti ini," kata kepala polisi Niagara Parks, Doug Kane. Pencarian segera dilakukan menggunakan helikopter, namun masih belum ada tanda-tanda gadis itu akan ditemukan.

Peristiwa jatuhnya siswi tersebut terekam oleh kamera pengawas, namun polisi belum bisa mempublikasikan video tersebut. "Dari hasil pengamatan kami terhadap video, kejadian ini jelas merupakan kecelakaan yang tragis," kata seorang petugas.

Kane menyatakan, gadis ini akan dimasukkan dalam daftar orang hilang hingga mayatnya ditemukan. Saat ini, pihak pengawas Air Terjun Niagara bekerjasama dengan konsulat Jepang untuk memberitahu keluarga korban.

"Para pengujung telah diingatkan untuk mematuhi rambu-rambu peringatan yang ada," kata Kane. "Kami harus bisa membuat para pengunjung melihat air terjun, sambil memastikan bahwa mereka juga mematuhi standar keamanan dan keselamatan yang telah ditetapkan."
Selengkapnya

Makan Sambil Berdiri LAris Di Jepang

WARUNG mie di pasar Tsukiji ini kejam juga. Penjualnya tidak menyiapkan kursi sama sekali. Hanya tersedia semacam penutup drum dan di sanalah, kalau mau, silakan makan. Tidak ada kursi.

Tapi dasar. Mie kuahnya enak banget. Karena itulah, pembeli siap antre beberapa saat, lalu antre lagi tempat untuk sekadar meletakan mangkok berisi mie kuah yang panas.

Kios kecil penjual mie ini terletak di bagian luar Tsukiji, pasar ikan terbesar di Tokyo. Lambangnya saja ikan tuna raksasa. Dengan melihat gambar tuna itu, kita tahu, ini pasar ikan. Di Indonesia, pasar ikan dikenali dari baunya.

Saya belum melihat pasar ikan di Indonesia diberi lambang ikan. Itulah. Mungkin karena pasar kita diberi nama pemerintah. Namanya menjadi tempat pelelangan ikan, TPI. Ah, kayaknya nama televisi saja.

Di Tsukiji, ikan dijual dalam kondisi membeku, disimpan dalam gabus. Tidak ada bau amis, lantai pun tidak becek oleh air cucian ikan.

Ikan adalah tulang punggung bangsa Jepang. Tiada makanan tanpa ikan.

Bagi yang terbiasa mengonsumsi ikan seperti warga Makassar, Anda tidak akan menemukan masalah apapun dengan makanan Jepang.

Selengkapnya

Wartegnya Orang Jepang Yang Unik

Selasa, 29 November 2011
Kalau di indonesia ada warteg maka di jepang ada Yatai, jajanan pinggir jalan ini merupakan alternatif makanan orang Jepang terlebih lagi pada musim semi.

Yatai adalah warung makan yang biasanya beraktifitas di musim semi di pinggir2 jalan, dan biasanya berjualan pada sore hari dan tutup pada malam hari atau bahkan biasanya ada yang sampai subuh.

Makanan yang mereka jual biasanya makanan tradisional Jepang , bir dan sake. Yatai ini bisa ditemukan hampir di semua daerah di Jepang, namun Fukuoka menjadi tempat yang paling terkenal akan Yatai ini. Biasanya makanan yang mereka sajikan adalah Yakitori, Oden dan Hakata Ramen yang merupakan makanan kebanggaan bagi masyarakat di Fukuoka.


Makan di Yatai ini menjadi sebuah alternatif yang bagus daripada makan di restoran apabila memperbandingkan harga, karena makan di yatai ini relatif lebih murah dibandingkan dengan makan di restoran. Bagaimana dengan tingkat kebersihan makanan nya?..jangan khawatir,karena yatai ini sudah mendapat izin mengenai kebersihan nya dari pemerintah kota.

Selengkapnya

Inilah Charger Phonsel Yang Dapat Mengisi Hanya 10 Menit saja!

Kamis, 06 Oktober 2011
Salah satu operator Jepang DoCoMo telah menciptakan sebuah charger ponsel super yang mampu mengisi ulang ponsel dalam waktu 10 menit saja.

Hasil pengembangan ini akan menyelematkan pengguna ponsel jika lupa men-charger ponsel sebelum
bepergian, karena memang DoCoMo akan melakukan pekerjaan itu, bahkan alat tersebut telah siap dengan purwarupanya.Seperti dilansir Cnet, Rabu (6/10/11).

Prototipe baterai super cepat ini dapat mengisi ulang baterai ponsel anda hanya dalam 10 menit. Ketika baterai anda habis, cukup letakkan ponsel anda ke dalam prototipe tersebut, maka ia akan mulai men-charge ponsel anda.

DoCoMo ini menggunakan baterai lithium- titanat (LTO) baterai yang lebih cepat pada saat men charge ponsel dibanding baterai lithium lion.

Untuk keterangan kapan dilempar ke pasaran dan harganya, sejauh ini DoCoMo belum memberitahukan hal tersebut.



Selengkapnya

Gempa jepang Geser Dasar laut hingga 24 meter

Sabtu, 21 Mei 2011
Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang Maret lalu ternyata telah membuat perubahan yang signifikan terhadap kondisi bumi, lebih dari yang diperkirakan oleh peneliti sebelumnya.

Seperti dikutip dari situs DailyMail, gempa hebat itu ternyata telah menggeser dasar laut secara memanjang, hingga 79 feet atau 24 meter. Temuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal Science.

Pada paper tersebut, pengawas pantai Jepang merilis data dari lima instrumen geodesi yang antara 200-2004 mereka tempatkan di sepanjang garis patahan di dasar laut, yang menjadi penyebab terjadinya gempa hebat itu.

Salah satu instrumen tadi, bahkan berada tepat di atas episentrum gempa yang berskala 9 Skala Richter itu. Instrumen itu diberi nama stasiun MYGI.

Ternyata, pengukuran yang dilakukan menyatakan bahwa telah terjadi pergesaran stasiun pemantau itu, hingga sepanjang 24 meter ke arah Timur-Tenggara dari lokasi sebelumnya, yang diukur pada Februari 2011.

Tak hanya itu, stasiun itu juga telah bergerak ke atas hingga sekitar 3 meter. Dr Mariko Sato, pakar geodesi dari pengawas pantai Jepang yang berbasis di Tokyo, yakin bahwa seluruh pergerakan itu terjadi selama gempa Jepang berlangsung.

"Skala pergeseran ini nyaris dua kali lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya, bila menggunakan data terestrial," kata Sato kepada situs BBC.

Dengan adanya temuan ini para peneliti mewanti-wanti kemungkinan terkumpulnya tekanan seismik yang sangat besar yang tersimpan di sekitar wilayah gempa, sehingga memicu resiko adanya gempa yang lebih mematikan lagi. Gempa dan tsunami itu sendiri telah memakan 24 ribu korban jiwa dan hilang.


Selengkapnya

Gempa jepang Putus Suplai Komponen Ipad

Gempa Jepang tak hanya menghantui warga yang selamat dengan penyebaran radiasi dari beberapa reaktor nuklir yang meledak. Tapi, dampaknya juga berimbas luas terhadap penjualan perangkat iPad 2 secara global.


Sebab, beberapa komponen yang dibutuhkan iPad, diproduksi secara eksklusif oleh Apple Jepang --yang tengah terpengaruh oleh musibah gempa dan tsunami Jepang-- sejak lebih dari sepekan terakhir.

"Kelangkaan komponen iPad akan mulai terasa dalam beberapa pekan ini, dan semakin terasa lagi dalam tempo sekitar tiga bulan," kata Malcolm Penn, Chief Executive firma riset Future Horizons, seperti dikutip dari situs BBC, Senin 21 Maret 2011.

Menurut dia, beberapa komponen yang disuplai oleh Apple Jepang adalah komponen flash memory --yang digunakan sebagai penyimpan file-file audio dan video di iPad--, serta baterai super tipis.

Menurut laporan yang diturunkan IHS iSuppli, gangguan logistik itu mungkin akan mengakibatkan Apple kewalahan mendapatkan baterai, karena komponen itu sulit diperoleh dari sumber selain Jepang.

Selain itu, komponen iPad lain yang mungkin terimbas oleh bencana tsunami adalah kompas internal, memory DRAM, serta kaca pelapis layar sentuh iPad. Namun, Apple belum mengomentari laporan tersebut.

Tidak hanya Apple yang bakal kesulitan, beberapa vendor komputer dan gadget diperkirakan mengalami hal yang sama. Setelah Sony menutup lima dari enam pabriknya di Jepang, beberapa vendor bakal mengalami tersendat

nya suplai baterai dan LCD.

Toshiba dan Hitachi baru-baru ini juga menutup salah satu dari dua pabriknya untuk mengkalibrasi ulang peralatan-peralatan yang rusak akibat gangguan listrik akibat gempa.

"Untuk jangka pendek, dampak ini memang tidak terlalu besar. Namun, kami lebih khawatir pada dampak di kuartal mendatang," kata Yang Yuanqing dari Lenovo.

Tak cuma komputer dan gadget elektronik, produsen mobil juga turut kelimpungan akibat gempa. Nissan, termasuk salah satu vendor yang cukup terpengaruh. Sebab, salah satu pabrik Nissan yang berada di zona gempa menyuplai 12 persen dari semua mesin kendaraan yang mereka produksi.

Kondisi serupa juga diperkirakan berimbas pada Renault yang memiliki kerja sama tertutup dengan Nissan. Menurut riset yang dilakukan oleh Nomura, gempa itu juga akan memberikan efek pada pendapatan BMW, Daimler Peugeot, Fiat, dan VW setidaknya sekitar tiga persen.
Selengkapnya

Segera Tercipta Batere yang Tahan Hingga 20 Tahun Di Tokyo

Selasa, 03 Mei 2011
TOKYO - Kebutuhan baterai yang mampu bertahan sangat lama untuk perangkat mutimedia yang kian canggih sangat dibutuhkan di era saat ini, dan nampaknya itu akan segera terpenuhi dalam waktu dekat.


Ya, sebuah perusahaan di Jepang tengah mengembangkan sebuah baterai jenis Lithium yang mampu bertahan hingga 20 tahun lamanya, walaupun digunakan untuk keadaan seekstrim apapun.

Perusahaan pengembangan dan riset bernama Eamex ini mengklaim akan menciptakan baterai dengan daya tahan 10 ribu kali dicash, yang mampu bertahan sangat lama. Dilansir melalui blog Kicking Tires, serta dikutip News Now, Selasa (9/2/2010), para peneliti di Eamex ini telah berhasil menggunakan beberapa teknik seperti proses stabilisasi dari elektroda baterai. Hal ini menempatkan tekanan yang pada timah pada baterai berkurang, sehingga membuat ikatan yang baik dengan partikel untuk memperlambat proses kerusakan.

Proses tersebutlah yang membuat baterai jenis litihum tersebut akan awet, bahkan hingga 20 tahun lamanya. Para peneliti tersebut menjanjikan baterai yang mereka buat mampu menghasilkan baterai yang berlangsung daya tahannya hingga 10 kali lebih lama daripada baterai terbaru. Sayangnya teknologi Eamex dirancang untuk baterai yang melakukan tugas-tugas berat, seperti yang digunakan dalam mobil listrik . Tetapi bukan tidak mungkin dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih kecil seperti ponsel, laptop dan MP3 player .

Selengkapnya

jepang Bangun Pelabuhan Berkapasitas 500.000 ton

Minggu, 01 Mei 2011

Samarinda (ANTARA) - Investor dari Jepang siap membangun pelabuhan terapung di muara Sungai Mahakam, Provinsi Kalimantan Timur, yang berfungsi menampung batubara ke ponton dengan kapasitas 500 ribu ton.

"Pengusaha asal Jepang itu datang langsung ke BPPMD Kaltim untuk menyampaikan keinginannya berinvestasi dengan membangun pelabuhan di Muara Mahakam," kata Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim M Yadi Sabianooor di Samarinda, Jumat.

Pengusaha ini juga akan mengubah pola transport angkut batubara yang selama ini menggunakan ponton dengan ditarik kapal tugboat.

Ke depan, investor tersebut akan membuatkan ponton pengangkut batubara dengan cara didorong, tidak ditarik seperti yang terjadi selama ini, alasannya adalah untuk efisiensi dan meminimalisir kecelakaan di perairan.

Ketertarikan investor tersebut, kata Yadi merupakan hasil dari keikutsertaan Kaltim pada pameran infrastruktur internasional (Indonesian International Infrastructur Conference and Exhibition /IIICE) di Jakarta Convention Center (JCC) pada 12-14 April 2011.

Menurut dia, sebenarnya banyak negara yang hadir pada IIICE tersebut dan menyatakan minatnya untuk berinvestasi, namun hingga kini sebagian belum ada tindakan lanjut. Di antaranya adalah investor dari Perancis yang berminat untuk berinvestasi di sektor penerbangan.

Kemudian Inggris dan China melalui perusahaan BUMN yang bernama State Development Investment Corporation (SDIC), berminat berinvestasi untuk pembangunan jalan tol. Saat ini negara-negara tersebut sudah meminta data detail tentang rencana proyek tersebut.

Termasuk Corporate China Investment Company, yakni perusahaan dari China yang bergerak pada usaha pembangunan kepelabuhan di berbagai negara, perusahaan ini berminat berivestasi dalam pembangunan pelabuhan di kawasan Maloy, Kabupaten Kutai Timur.

Ada pula National Alumunium Limited Company (Nalco), yakni perusahaan milik pemerintah India yang berminat mengembangkan industri hilir alumunium dan smelter di Kabupaten Kutai Timur.

Di samping itu, Contractor and constructi enterprise limited (CCEL) yang merupakan perusahaan dari Arab Saudi, juga berminat menanamkan modalnya di sektor industri perkayuan.

Investor dalam negeri juga tertarik, yaitu PT Multistrada Agro International yang memiliki lahan perkebunan karet di Kabupaten Kutai Barat seluas tujuh ribu hektare, sehingga perusahaan ini berminat mendirikan pabrik ban karet di Kariangau, Balikpapan untuk mengembangkan perusahaan sektor hilir.

Selengkapnya

Nuklir fukushima, seberapa berbahaya?

Jumat, 29 April 2011

Tidak banyak yang tersisa dari peristiwa gempa Pasifik di Tohoku Jepang, selain ketakutan akan bahaya radiasi nuklir paska kegagalan sistem pendingin reaktor nuklir Fukushima. Memang benar, Jepang telah melewati ujian dalam bidang konstruksi sipil dan sistem peringatan dini tentang bahaya tsunami. Hal ini bisa dilihat dari jumlah bangunan yang hancur dan korban jiwa terbilang sedikit untuk gempa dan tsunami yang skalanya mendekati gempa Aceh Indonesia.


Akan tetapi, tidak untuk krisis Nuklir di Fukushima. Reaktor tua, yang sebenarnya pensiun akhir Maret tahun ini, telah menyebabkan kekhawatiran di berbagai negara, bahkan Indonesia yang sedianya membangun PLTN di masa mendatang, kini bimbang berkaca dari kasus ini.

Kekhawatiran makin mencapai klimaksnya ketika skala radiasi nuklir Fukushima dinaikkan dari skala lima, yang setara dengan kasus Three Miles Island di Amerika Serikat, menjadi skala tujuh, sama dengan kasus Chernobyl yang sangat menakutkan Eropa kala itu. Skala tujuh adalah skala paling buruk dalam terminologi ilmu keselamatan nuklir. Yang agak melegakan, volume radiasi nuklir Fukushima hanya sepersepuluh dari Chernobyl.

Untung saja, sebulan setelah peristiwa gempa tersebut, di kampus Hakozaki Kyushu University, diadakan Seminar Terbuka dengan tema “How the Tohoku Crises Affect Us”. Seminar ini menjadi tempat mencari informasi yang benar tentang apa yang terjadi pada krisis Nuklir di Fukushima, dan apa efek radiasi nuklir terhadap kita. Sebuah momen untuk mengkonfirmasi apakah kekhawatiran itu beralasan atau hanya sekedar isu yang harus diabaikan.

Ada dua pembicara, pertama Kazuya Idemitsu, seorang Professor dalam Teknik Nuklir. Beliau membawakan makalah berjudul “Radiation Effect by the Accident at Fukushima Nuclear Power Plant”. Kedua, Hiroshi Shimizu tentang “Earthquake, Tsunami, and Vulcanoes, natural Hazards in Fukuoka”.

Peristiwa gempa pasifik di lepas pantai Tohoku telah mengakibatkan tsunami. Gempa yang sebenarnya diperkirakan berkisar 7 SR ternyata di luar dugaan, mencapai skala 9 SR. Tsunami menghantam Fukushima reaktor I unit 1 hingga 4 yang memang terletak di bibir pantai, hingga mengalami kerusakan parah.

Sebenarnya ada beberapa reaktor nuklir terletak di pantai timur seperti Onagawa, Tokai dan Fukushima I dan II, namun yang mengalami kerusakan adalah Fukushima I. Pada Fukushima I unit 1, 2 dan 3, terjadi ledakan dan kebocoran hidrogen. Selain itu ada kebocoran air yang sudah terkontaminasi.

Peristiwa gagalnya sistem pendingin dan ledakan pada reaktor ini sudah banyak dimuat di media. Namun yang menarik dari pemaparan Professor Idemitsu adalah, pemahaman akan radioaktif dan dampaknya.

Mungkin kita belum banyak yang menyadari, bahwa radioaktif adalah gejala alam biasa. Setiap zat tersusun dari atom yang beranggotakan proton, neutron, dan elektron. Elektron mengitari proton yang bergabung dengan dengan neutron dalam inti yang disebut nukleus.

Jumlah proton dalam nukleus menentukan jenis materialnya. Ketika protonnya berjumlah delapan, maka atom itu adalah oksigen. Ketika proton ada 17, maka atom itu adalah klorine.

Jumlah neutron dalam atom bisa saja berbeda, walaupunnya materialnya sama. Contohnya, Carbon-12 memiliki neutron enam. Sedangkan, Carbon-13 dan Carbon-14, ada tujuh dan delapan neutron. Yang stabil adalah Carbon-12 dan 13. Sedangkan Carbon-14 tidak stabil.

Ketika suatu atom tidak stabil, dia akan memancarkan energinya untuk menjadi stabil. Ini yang kita kenal dengan istilah radioaktif. Dalam beberapa bentuk, bisa berupa partikel sinar alfa, beta, gamma, dan neutron. Proses pemancaran energi dikenal dengan nama radioaktif decay.

Diantara partikel radioaktif, sinar alfa yang terlemah karena tidak bisa menembus sehelai kertas. Sinar beta akan terpental dengan perisai kayu atau alumunium. Sedangkan sinar gamma tidak bisa menembus besi atau timbal. Sinar yang paling kuat adalah sinar neutron, hanya bisa ditahan dengan beton, air, atau plastik.
Selengkapnya

112 WNI DItampung Disekolah RI di tokyo

Senin, 14 Maret 2011
JAKARTA - Tim Relief KBRI Tokyo telah mengevakuasi 112 Warga Negara Indonesia dari Sendai menuju Tokyo. Mereka ditampung di Gedung SRIT di Meguro, Tokyo.


Berdasarkan informasi yang diperoleh okezone dari KBRI Tokyo, Senin (14/3/2011), mereka tiba sekira pukul 06.05 waktu setempat. Satu korban yang mengalami cedera tulang punggung, Vera Yulianti, mahasiswi Fakultas Sastra Tohoku University, langsung dibawa ke RS Showa Daigaku Byoin, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, rombongan lainnya, termasuk satu ibu hamil, satu yang ibu baru melahirkan beserta bayinya yang berusia dua minggu, dalam keadaan baik, walaupun tampak sangat kelelahan.

Para pengungsi menempati aula olahraga SRIT yang telah dilengkapi dengan selimut, tikar, futon (kasur lipat), dan bantal, serta memiliki penghangat ruangan. Beberapa masyarakat Indonesia yang tinggal di Tokyo telah memberikan sumbangan, seperti jaket, sweater, jilbab, dan kaos kaki hangat.

KBRI Tokyo dan Tim perlindungan WNI dari Kemlu RI turut membantu para pengungsi di SRIT. Di Sendai sendiri masih terdapat Tim relief KBRI Tokyo Gelombang I pimpinan Mayor Zaenal Arifin, yang rencananya hari ini akan melakukan penyisiran di rumah sakit setempat dan pusat pengungsian lainnya, untuk mencari jika masih ada WNI yang menjadi korban.

Sementara itu, tim evakuasi dari Fukushima yang membawa tiga pengungsi WNI sedang dalam perjalanan kembali ke Tokyo dan diperkirakan tiba sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Tim melaporkan bahwa tiga WNI yang dievakuasi dalam kondisi baik, demikian pula dengan pengungsi WNA yang turut dievakuasi.

(lam)okezone.com
Selengkapnya

Nasib Alumni SMK kabandungan sukabumi di jepang

SUKABUMI - Tidak kurang dari 122 alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Sukabumi, Jawa Barat, yang tengah magang kerja di Jepang, hingga hari ini, belum diketahui keberadaan mereka.

Pihak sekolah masih menunggu informasi resmi dari perusahaan perekrut, PT Japan Indonesia Economy Corperatioan (Jiaec).

Para orangtua dan pihak sekolah SMK I Negeri Sukabumi yang berlokasi di Jalan Kabandungan, resah terkait belum jelasnya nasib anak-anak mereka. Ratusan alumni kini bekerja di berbagai perusahaan automotif dan industri.

Kepala Sekolah SMK I Wahyuto, Senin (14/3/2011) mengatakan, sejak gempa dan tsunami Jumat 11 Maret lalu, pihak sekolah sering menerima telepon dan kedatangan orangtua murid yang merasa khawatir keberadaan mereka di Jepang.

Kendati demikian, pihak sekolah juga mendengar siswa yang langsung mengontak keluarga mereka. Namun hal itu masih sebagian kecil, apalagi secara resmi pihak sekolah belum menerima laporan resmi dari Jiaec yang berkantor pusat di Jakarta Barat.


SMK Negeri I merupakan salah satu sekolah favorit dan unggulan di Kota Sukabumi. Sekolah ini sudah menjalin kerja sama dengan Jepang sejak 2003. Hingga saat ini tidak kurang dari 342 alumni sekolah ini bekerja di perusahaan besar Jepang.okezone.com
Selengkapnya

Suara Ledakan Itu Seperti Neraka Di Atas BUmi

Minggu, 13 Maret 2011
TOKYO - Cobaan datang bertubi-tubi di Jepang. Mulai dari digocang gempa bumi, dihantam tsunami. Yang terbaru ancaman bencana nuklir menyusul ledakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima. Musibah itupun membuat trauma bagi warga Sakura.


Salah seorang istri korban luka dalam insiden ledakan reaktor Fukushima, Jany Eudy, mengaku ketakutan saat mendengar suara ledakan dari arah PLTN.

”Bagi saya, itu (suara ledakan) bagai neraka di atas bumi,” katanya kepada CNN, Minggu (13/2/2011).

Janie, suaminya, dan sejumlah warga lain mengaku ingin segera menjauh dari kawasan fasilitas nuklir karena takut dampak radiasi kian luas. Apalagi, kabar tentang ledakan di PLTN Fukushima telah menjadi sorotan media berbagai negara. Terpaan media semakin membuat warga ketakutan.

Karena panik dan kurangnya informasi, publik lantas mengaitkan insiden ledakan Fukushima dengan bencana nuklir terburuk sepanjang sejarah dunia, Chernobyl.

Petaka nuklir Chernobyl 1986 maupun Three Mile Island 1979 menjadi momok menyusul ledakan reaktor nuklir Fukushima.

Persepsi itu tidak salah. Namun, ada baiknya masyarakat menyimak paparan beberapa ilmuwan. Karena ilmuwan memiliki paparan berupa bukti, perhitungan angka, dan pengukuran secara ilmiah.(rhs) okezone.com
Selengkapnya