Tampilkan postingan dengan label sukabumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sukabumi. Tampilkan semua postingan

heboh!!!ATM Kondom di Cianjur????

Minggu, 12 Juni 2011
Pemkab Cianjur dengan tegas menolak keberadaan ATM Kondom di Cianjur. Alasannya, ATM Kondom disinyalir bakal mendorong kehidupan seks bebas.

Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Cianjur, Sudrajat Laksana menegaskan, Cianjur sangat tidak setuju jika ATM Kondom hadir di Cianjur. Terlebih fatwa MUI den

gan tegas menolak adanya ATM Kondom.

"Jika kita menyetujui ATM Kondom, berarti kita mendukung kebebasan seks di Cianjur. Kita tolak hadirnya ATM Kondom di Cianjur," kata Sudrajat kepada INILAH.COM, Kamis (9/6/2011).

Tidak hanya kehadiran ATM Kondom, Sudrajat juga menolak vasektomi maupun tubektomi sebagai alat kontrasepsi. "Kita hindari juga vasektomi dan tubektomi di Cianjur," ujarnya.

Sudrajat menyebutkan, peserta KB aktif jenis kondom di Cianjur tergolong rendah. Berdasarkan data, hingga April 2011, pencapaian peserta KB jenis kondom tercatat sebanyak 4.614 akseptor.

"Untuk penetapan perkiraan permintaan peserta KB baru jenis kondom di tahun 2010, tercatat sebanyak 2.218 akseptor," jelas Sudrajat.

sumber
http://unik-aneh-langka.blogspot.com/2011/06/heboh-ada-atm-kondom-di-cianjur.html
Selengkapnya

Waw,,ada ular Berkaki disukabumi??

Selasa, 05 April 2011
Warga Nagrak Kecamatan Nagrak sukabumi jawa barat,dihebohkan dengan adanya ular yang mempunyai kaki??ular sanca kembang ini mempunyai sepasang kaki.


Selama 20 tahun memelihara ular,Saipul pemilik ular ini menyatakan tidak pernah melihat ular mempunyai sepasang kaki.Ular ini menjadi heboh di desa nagrak kulon ini.

Kalau dilihat ular ini mirip dengan kaki penyu dengan cakarnya.Tak hanya memiliki kaki ular tersebut  memiliki mata yang aneh,matanya mirip sekali dengan manusia.

Sebetulnya ular ii pernah kabur dari rumahnya,namun kembali kekandang nya sendiri yang berukuran 1x2.Tiap malam ular ini dimasukan kekandang, dan pagi hari dibiarkan diluar kandang untuk menemani anaknya,dan hal ini tidak membuat takut saepul.


Selengkapnya

Kronologis Penculikan ABG di puncak Bogor

Minggu, 03 April 2011
BOGOR – Aksi nekat Sinta Novianti korban penculikan untuk melarikan diri dari sekapan penculik patut diancungi jempol. Pasalnya, demi menyelamatkan diri, Sinta bertindak diluar batas.
ilustrasi

Bahkan, untuk mengungkap identitas pelaku, gadis berusia 15 tahun ini sempat menulis dua lokasi hotel dimana dia disekap dan menulis nomor kendaraan milik pelaku. Selain itu jaket milik pelaku pun berhasil dibawa kabur.

Inilah kronologis penculikan yang dilakukan pria berusia 40 tahun terhadap korban Sinta Novianty.

1. Sabtu 2 April 2011, Sinta pulang sekolah dan langsung bermain ke rumah temannya Caca dikawasan Citeko. Pengakuan Caca tujuan ke rumahnya, Sinta akan mengerjakan tugas sekolahnya.


2. Dalam perjalannya menuju rumah Caca, saat melintas di Jalan Raya Puncak, tepat didepan Wisma Askes, motor yang ditumpangi Sinta tiba – tiba di pepet penculik

3. Untuk menarik Sinta, pelaku berpura – pura kenal dengan orang tua Sinta dan pekerjaanya. Saat itu pelaku mengajak Sinta untuk ketemu pamannya karena untuk urusan pekerjaan

4. Tanpa hambatan, pelaku berhasil mengajak Sinta.

5. Sekitar pukul 18.00 WIB, orang tua korban mencari keberadaan anaknya dan setelah dua temanhnya menjelaskan bahwa Sinta dibawa orang tidak dikenal, keluarga Sinta langsung mencari keberadaan Sinta

6. Pukul 17.00 WIB, keluaarga Sinta melaporkan penculikan tersebut ke Polsek Cisarua.

7. Setelah semalaman Sinta dicari tidak ditemukan

8. Minggu 3 April 2011 sekitar pukul 11.00 WIB, Sinta tiba di rumahnya di Kampung Pensiunan RT 2 rw 1 Desa Tugu Selatan, Cisarua, Puncak, Bogor dalam kedaan sempoyongan

9. Pukul 12.00 WIB Sinta di larikan ke RSPG Cisarua untuk mendapatkan perawatan

10. Keluarga korban menemukan tulisan Sinta tentang alamat penyekapan di dua hotel di Sukabumi di antaranya Hotel Sinar Rejeki, Jalan Stasiun Timur Sukabumi dan Berlian Tourisme Insititut, Jalan Jendral Sudirman, Sukabumi. Selain itu Sinta juga berhasil menulis nomor kendaraan pelaku dengan nopol F 3483 DJG.


okezone.com
Selengkapnya

Gempa Sukabumi tidak berpotensi tsunami

Minggu, 20 Maret 2011
Gempa yang berkekuatan 5.5SL,yang berpusat di 113 kilometer barat daya sukabumi dengan kedalaman 10 kilometer,Minggu(20/03/2011) pagi tadi pukul 8.20 wib.
Gempa ini terasa sampai wilayah jawa barat lainya cianjur,garut,tasikmalaya,bandung,bogor.

Tidak dilaporkan adanya kerusakan dari kejadian gempa bumi itu.

Meski demikian, goyangannya sempat dirasakan warga di kawasan Jawa Barat selatan. Pepen menyebutkan, titik pusat gempa merupakan lokasi tumbukan lempeng Indoaustronesia dengan lempeng Indoeuronesia yang cukup aktif.

Wilayah Jawa Barat merupakan jalur rawan bencana alam gempa bumi. Terakhir, gempa bumi berkekuatan tinggi terjadi pada 9 September 2009 dan mengakibatkan kerusakan di sejumlah daerah di Jawa Barat selatan.
Selengkapnya

Nasib 9 Siswa Asal Sukabumi smk pertanian di jepang belum diketahui

Minggu, 13 Maret 2011
SUKABUMI - Nasib sembilan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) asal Sukabumi, Jawa Barat, hingga kini belum diketahui. Mereka adalah bagian dari 75 siswa yang pergi ke Jepang untuk mengikuti magang sejak 2007.

Pihak SMK Pertanian yang memberangkatkan mereka masih mencoba menghubungi PT Japan Ekonomi Center (Jiaec) yang memberangkatkan puluhan siswa tersebut.


Akibatnya orangtua para siswa di sekolah yang beralamat kawasan Karangtengah, Cibadak, Sukabumi ini cemas akan nasib anak-anak mereka.

Dari 75 siswa yang diberangkatkan, kini tinggal sembilan yang belum pulang dan masih mengikuti latihan kerja di bidang pertanian, perikanan, perkebunan, dan budi daya tanaman.

Kepala Sekolah SMK Pertanian Yudi Karyudi mengungkapkan, sejak informasi gempa bumi dan tsunami Jumat 11 Maret lalu, pihak sekolah belum menerima keterangan resmi dari Jiaec.

Yudi berharap secepatnya perusahaan yang berdomisili di Jakarta Barat beserta pihak terkait bisa mengabarkan nasib anak didik mereka.

Sembilan siswa tersebut adalah Silvi, Siti Silvia, Septiana, M Saprudin, Ari, Siti Latifa, Siti Syariah, Nenden, dan Sulastri.

SMK Pertanian merupakan sekolah rujukan di Sukabumi yang selama ini menjadi pusat seleksi bagi sekolah-sekolah yang memberangkatkan lulusannya ke Negeri Sakura. Sekolah ini kerap melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di luar negeri.
(Wildan Topan/SUN TV/ton)
Selengkapnya