Tampilkan postingan dengan label gempa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gempa. Tampilkan semua postingan

Dili digoyang gempa 5,0 SR

Sabtu, 14 Mei 2011


JAKARTA- Selang beberapa menit gempa yang menggoncang Bitung, Sulawesi Utara yang dengan kekuatan 5,5 Skala Richter (SR). Dili, Timur Leste pun digoyang gempa berkekuatan 5,0 SR.

Berdasarkan informasi yang dilansir Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sabtu (14/5/2011), Dili terjadi sekira pukul 8.42 WIB.

Lokasi titik gempa berada di 8.12 lintang Selatan dan 123.58 Bujur Timur. Sedangkan kedalaman 10 Km. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Selengkapnya

Dua gempa Landa indonesia Pagi ini



Dua gempa di atas 5 skala Richter terjadi di dua tempat di Indonesia pagi ini. Gempa pertama terjadi pada pukul 04.43 di barat daya Cilacap, Jawa Tengah, dengan kekuatan 5,7 skala Richter. Gempa kedua terjadi di barat daya Bitung, Sulawesi Utara, pukul 08.19 WIB, Sabtu 14 Mei 2011, dengan kekuatan 5,5 skala Richter.


Gempa di Cilacap ini terjadi di laut, pada kedalaman 10 kilometer, 290 kilometer barat daya Cilacap atau 9,93 lintang selatan dan 107,6 bujur timur. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa di Bitung terjadi di laut pula di kedalaman 101 kilometer, 133 barat daya Bitung atau 0,25 lintang utara dan 125,14 bujur timur. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa ini juga tidak berpotensi tsunami.
Selengkapnya

Gempa 7,1 Cilacap Dirasakan Tasikmalaya

Minggu, 03 April 2011
TASIKMALAYA- Getaran gempa 7,1 sekala richter (SR) yang berpusat di dirasakan juga oleh warga Tasikmalaya. Ratusan warga Buninaga I, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya berhambuaran keluar rumah.
 

Warga yang panik berhamburan keluar karena terasa cukup lama getaran gempa tersebut. Terlebih warga sempat mengalami trauma karena gempa 7,3 SR yang terjadi pada 2 September 2009.


Berdasarkan pantaauan, tidak ada peringantan tsunami dan himbauain evakuisi ke tempat yang lebih tinggi dari pemerintah setempat. Namun, gempa yang terjadi pukul 3.06 WIB tidak berpotensi tsunami. Warga pun akhirnya kembali ke rumahnya masing-masing.(Asep Suharyono/tht)
 
Selengkapnya

Gempa Potensi Tsunami Warga di Pantai Cilacap Panik

CILACAP- Puluhan warga cilacap yang tinggal di dekat pantai berhaburan keluar setelah merasakan goncangan gempa. Mereka berlarian menuju tempat yang lebih tinggi setelah mendengar adanay informasi gempa yang berpotensi tsunami.

Arus lalu-lintas mendadak ramai sebagian menuju alun-alun kota Cilacap. Hingga saat ini warga menunggu kepastian informasi lebih lanjut.

Sebelumnya gempa berkekuatan 7,1 skala richter Cilacap Jawa Tengah. Berdasarkan informasi dari Badan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 3.06 WIB.(tht)


JAKARTA- Badan Meteoreologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencabut peringatan dini potensi tsunami pasca gempa 7,1 skala richter (SR) yang menggoyang Cilacap, Jawa Tengah.

Kepala Informasi Gempa BMKG, Suharjono mengatakan peringatan tersebut sudah dicabut pada pukul 04.40 WIB.

"Jadi berdasarkan informasi dari alat pemantau gelombang air laut yang berada di Cilacap warning sudah dicabut," katanya kepada okezone, Senin (4/4/2011).

Suharjono mengatakam masyarakat tidak perlu panik dan diharapkan bisa kembali ke rumah masing-masing.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga menghimbau warga yang tinggal wilayah pantai Selatan untuk mematuhi himbauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Daerah.(tht)
Selengkapnya

Gempa Sukabumi tidak berpotensi tsunami

Minggu, 20 Maret 2011
Gempa yang berkekuatan 5.5SL,yang berpusat di 113 kilometer barat daya sukabumi dengan kedalaman 10 kilometer,Minggu(20/03/2011) pagi tadi pukul 8.20 wib.
Gempa ini terasa sampai wilayah jawa barat lainya cianjur,garut,tasikmalaya,bandung,bogor.

Tidak dilaporkan adanya kerusakan dari kejadian gempa bumi itu.

Meski demikian, goyangannya sempat dirasakan warga di kawasan Jawa Barat selatan. Pepen menyebutkan, titik pusat gempa merupakan lokasi tumbukan lempeng Indoaustronesia dengan lempeng Indoeuronesia yang cukup aktif.

Wilayah Jawa Barat merupakan jalur rawan bencana alam gempa bumi. Terakhir, gempa bumi berkekuatan tinggi terjadi pada 9 September 2009 dan mengakibatkan kerusakan di sejumlah daerah di Jawa Barat selatan.
Selengkapnya