Tampilkan postingan dengan label kabar baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabar baru. Tampilkan semua postingan

Replika Motor Cahaya Tron Seharga rp.11,9 Triliun

Senin, 21 November 2011
Sebuah motor dibuat dengan susah payah untuk menjadi replika motor di film fiksi ilmiah Tron: Legacy. Dan kini dijual dengan harga nyaris Rp12trilyun!

Dalam film, motor ini diciptakan menggunakan grafik CGI dan dikendalikan oleh program komputer dan para gamer.

Versi aslinya, dibuat oleh Parker Brothers Choppers, dengan panjang sekitar 2 meter dan lebar 23 inci dan berat 215kg. Motor ini juga mampu mencapai kecepatan 120mph.


Roda-roda hubble-nya dibuat menggunakan ban truk bekas yang dibentuk aga pas dan didekorasi lagi dengan garis-garis cahaya elektrik. Penutup fiberglass melindungi bingkai baja dan uniknya pengendara harus bersandar nyaris horizontal persis seperti di film.

Motor ini ditenagai oleh injeksi-bahan bakar Suzuki 996cc, mesin 4-tak dan diberi pegas di depan dan belakang. Setiap motor dibuat sendiri dan dapat dibeli secara online dari Hammacher Schlemmer

Juru bicara Trish Hammond mengatakan, "Motor ini dibuat dengan baik sehingga tiap aspeknya identik dengan motor dalam filmnya. Penampilannya sangat menarik dan kau akan menarik perhatian sejumlah orang jika mengendarainya di jalanan."

Lightbike atau motor cahaya muncul di film aslinya di tahun 1982 dan remake-nya pada tahun 2010 kemarin yang dibintangi Jeff Bridges dengan judul Tron: Legacy.

Manajer operasi Jeff Halverson, berbicara belakangan di tahun ini, mengatakan,


"Motor ini memiliki motor TL1000R yang memberi tenaga sistem kemudi friksi yang dikendalikan oleh rantai. Ia bisa mencapai 120mph tapi kami belum mencobanya hingga kecepatan itu. Bagian tersulit membuat motor ini adalah mencoba membawa dunia CGI

dari filmnya ke situasi nyata. Kami mulai dengan hanya coba-coba apakah kami bisa membuatnya."

Selain tampilannya, motor ini juga memiliki teknologi era modern - termasuk sebuah port untuk iPad yang ketika online akan mendownload statistik kendaraan dari komputer yang juga tersedia.
Selengkapnya

Anak ini Tewas Setelah Main Game Nonstop 12 Jam

Kamis, 04 Agustus 2011
KOMPAS.com - Seorang gamer bernama Cris Stanifort (20) meninggal dunia, mei 2011 lalu, setelah bermain dengan konsol game Xbox selama 12 jam. Ia diduga meninggal setelah mengalami DVT (deep vein thrombosis).

Ayah Cris, Daud Stanifort kemudian membuat kampanye agar para gamer lebih peduli pada kesehatan dan tidak bermain game secara berlebihan.

DVT terjadi dalam periode yang panjang. Darah dimaksudkan untuk mengalir; jika terhambat, ada potensi untuk membeku/menggumpal. Darah dalam vena-vena secara terus menerus membentuk bekuan-bekuan yang mikroskopik yang secara rutin diuraikan oleh tubuh. DVT dapat terjadi dalam periode panjang dan dapat membunuh jika gumpalan darah sampai ke paru-paru.

Daud percaya, anaknya meninggal karena terlalu lama bermain game. Catatan komputer dari penyelidikan awal menunjukkan bahwa Cris bermain Xbox-nya selama 12 jam hampir setiap hari.

Penelitian Koroner menyebutkan pembekuan terjadi di betis kiri Cris sebelum pindah ke paru-parunya. Hal ini menyebabkan penyumbatan yang fatal, yang dikenal sebagai Pulmonary Emolism.

"Setelah penelitian, saya melihat tidak ada perbedaan antara Cris duduk di mejanya pada Xbox dengan seseorang yang sedang melakukan penerbangan jarak jauh," ujar Daud. Ia menambahkan, Cris memang senang bermain dan selalu terjaga sepanjang malam.

Daud tidak akan menggugat produsen konsol game karena ia tak bermasalah dengan game Xbox tersebut. Ia justru akan membuat kampanye dan dalam waktu dekat akan membuat situs web yang khusus membahas tentang peningkatan resiko DVT bagi gamer.

Dalam sebuah pernyataan, Microsoft, yang memproduksi Xbox, menanggapi hal ini. "Kami selalu mendorong memainkan permainan yang bertanggung jawab melalui kampanye pendidikan kita seperti Play Smart, Safe Play. Kami merekomendasikan bahwa gamer mengambil istirahat periodik untuk latihan serta membuat waktu untuk kegiatan lain," ungkap juru bicara Microsoft.
Selengkapnya

pria nigeria ini punya 107 istri dan 185 Anak

Sabtu, 14 Mei 2011


Pria Nigeria ini bisa jadi pengoleksi istri terbanyak saat ini. Awalnya, ia menikahi istri pertamanya atas dasar cinta, karena perempuan itu tulus dan menyenangkan. Namun, toh ia belum puas dan memutuskan mengambil istri kedua. Alasannya, gadis itu penurut dan memenuhi segala keinginannya.

Juga istri ketiganya, yang selalu mengatakan 'ya' untuk semua kemauannya. Sementara istrinya yang keempat, sangat patuh. Alasan yang yang sama juga berlaku untuk yang kelima, keenam, ketujuh, ... hingga lebih dari 100.
Sejak akhir 1980-an, menikah seakan menjadi 'pekerjaan utama' Bello Maasaba, seorang tokoh spiritual sebuah negara bagian di Nigeria. Setiap beberapa bulan sekali -- bahkan beberapa minggu -- ia menikahi seorang perempuan.

Total, pria 87 tahun itu telah menikahi 107 wanita, bahkan dalam masyarakat yang membolehkan poligami, ini sudah kelewatan. Ia tetap nekat, meski pemerintah Nigeria tak senang dengan tindakannya, demikian juga dengan otoritas Islam setempat.

Sembilan dari istrinya meninggal dunia, 12 lainnya memilih bercerai. Kini, Bello Maasaba hidup bersama dengan 86 istri, yang tertua berusia 64 tahun, yang termuda bahkan baru 19 tahun. Dari para istrinya, ia mendapatkan 185 anak, 133 diantaranya masih hidup. Anak bungsunya baru berusia sebulan.

Jika dikumpulkan, kerabatnya -- ipar, sepupu, keponakan, jumlahnya sekitar 5.000 orang. Luar biasa banyak.

Kehidupan Maasaba

Untuk mengetahui bagaimana bisa seorang pria hidup dengan begitu banyak istri, kita harus melintasi jalanan berdebu ke sebuah kota di utara Nigeria, Bida. Deru motor-motor buatan China melepaskan asap knalpot hitam pekat yang menyesakkan dada. Para perempuan berpakaian panjang duduk berlindung di bawah payung di pasar, menjual buah-buahan dan sayuran.

Di sisi kota, terdapat sebuah rumah besar bertingkat empat, punya 89 kamar, dan beranda luas yang disangga pilar berwarna keemasan -- sebuah kemegahan yang mulai memudar. Di sanalah keluarga besar Maasaba tinggal.

Awalnya pasca lulus dari sekolah, ia menjalani kehidupan biasa selama 21 tahun: membuka bisnis pakaian, bekerja di pabrik gula, dan hanya punya dua istri.

Hidupnya normal, sampai suatu ketika di tahun 1970-an, ia mengaku dikunjungi 'Malaikat Jibril'. Pasca kejadian itu, Maasaba jatuh sakit, tak bisa makan, tak bisa tidur, obat yang diberikan dokter justru membuat kondisinya makin buruk.

Ia lalu berhenti kerja dan mendedikasikan diri sebagai ulama, membantu menyembuhkan penyakit orang lain. Selain kekuatan penyembuh, Maasaba mengklaim, malaikat menyuruhnya terus mencari istri.

"Aku mendapatkan petunjuk dari Allah soal perempuan yang akan kunikahi. Jika bukan kehendak-Nya, tak mungkin aku melampaui dua istri," kata dia, seperti dimuat Sydney Morning Herald, Jumat 13 Mei 2011.

Untuk memberi makan keluarganya, setiap hari ia mengeluarkan sekarung beras, daging dan sayuran dalam jumlah besar. Ia cukup kaya dari uang pemberian orang-orang yang meminta disembuhkan. Ia bahkan punya banyak pengikut.

Apa alasan para wanita mau dimadu puluhan wanita lainnya? Mantan istri Maasaba buka suara. Kata Aishetu Ndayako (57), awalnya ia tertarik karena mendengar kebaikan Maasaba. Saat dinikahi di usia 40-an ia adalah janda dengan beberapa orang anak.

"Tak ada masalah di antara para istri, damai. Jujur kami tak pernah bertengkar, satu kali pun," kata dia. "Dia mencintai saya, makanan di sana juga enak. Ia menyembelih sapi beberapa kali. Setiap istrinya diberi uang yang cukup."

Namun Ndayako memilih bercerai atas permintaan anak-anak dari suami terdahulu yang memintanya pulang. Sejak saat itu, ia tak pernah bertemu dengan Maasaba. "Saya merindukannya," akunya.

Tiga tahun lalu, tingkah polah Maasaba diperkarakan. Otoritas Islam memerintahkan ia menceraikan 82 istrinya dan menjaga empat lainnya -- sesuai dengan aturan Islam.

Namun, Maasaba menolaknya, ia diperintahkan Pengadilan Syariah untuk meninggalkan kota. Tak hanya itu, pada 15 September 2008, polisi menggerebek rumahnya, dan menahannya.

Karena Jaminannya ditolak, ia sempat hidup di balik sel selama 22 hari. Sementara para istrinya -- 11 di antaranya sedang hamil -- terus berdemonstrasi menuntut pembebasannya. Akhirnya Maasaba bebas atas jasa sekelompok pengacara publik.

Bulan November, sidang digelar di Pengadilan Tinggi di Kota Abuja. Para pengacaranya memanggil semua istri dan orangtua masing-masing untuk bersaksi bahwa tak ada paksaan untuk menikahi Maasaba. Baru sampai istri ke-57, hakim meminta berhenti, pengadilan akhirnya memutuskan untuk membebaskannya.

Dengan begitu banyak istri, bagaimana ia memenuhi kebutuhan seksual mereka? Maasaba hanya tersenyum. Ini pertanyaan yang diajukan semua orang.

"Dalam kebijaksanaan-Nya, Tuhan telah memberikan saya kekuatan dan kekuatan untuk memberi mereka porsi seksual yang mereka butuhkan," kata dia. "Jika saya tidak memuaskan mereka, mereka pasti akan pergi." (Los Angeles Time, umi)
Selengkapnya

Dua gempa Landa indonesia Pagi ini



Dua gempa di atas 5 skala Richter terjadi di dua tempat di Indonesia pagi ini. Gempa pertama terjadi pada pukul 04.43 di barat daya Cilacap, Jawa Tengah, dengan kekuatan 5,7 skala Richter. Gempa kedua terjadi di barat daya Bitung, Sulawesi Utara, pukul 08.19 WIB, Sabtu 14 Mei 2011, dengan kekuatan 5,5 skala Richter.


Gempa di Cilacap ini terjadi di laut, pada kedalaman 10 kilometer, 290 kilometer barat daya Cilacap atau 9,93 lintang selatan dan 107,6 bujur timur. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa di Bitung terjadi di laut pula di kedalaman 101 kilometer, 133 barat daya Bitung atau 0,25 lintang utara dan 125,14 bujur timur. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa ini juga tidak berpotensi tsunami.
Selengkapnya

Inilah Negara Yang Warganya Super Sibuk di Dunia !

Selasa, 03 Mei 2011
Jika ditanya negara mana yang penduduknya banyak menghabiskan waktu untuk bekerja, mungkin bayangan pertama adalah Jepang. Maklum saja, Jepang terkenal dengan etos kerja yang tinggi.

Namun berdasarkan penelitian Organization of Economic Cooperation and Development (OECD), Jepang merupakan peringkat kedua yang penduduknya menghabiskan waktu kerja. Penduduknya menghabiskan waktu kerja rata-rata 540 menit per hari, atau sembilan jam dihabiskan untuk melakukan pekerjaan baik yang dibayar atau pekerjaan lain seperti berbelanja dan memasak.

Lalu negara mana yang penduduknya paling banyak menghabiskan waktu untuk bekerja?

Seperti yang diberitakan CNN, berdasarkan survey OECD terhadap 29 negara urutan pertama yaitu Mexico. Penduduk Meksiko menghabiskan waktu 594 menit atau 9,9 jam untuk mengerjakan pekerjaan baik yang dibayar atau tidak sepanjang hari. Urutan terakhir ditempati oleh Belgia dengan total 427 menit atau 7,1 jam sepanjang hari. Sayangnya dalam survey ini tidak mencantumkan negara Indonesia.

Rata-rata negara yang disurvey OECD penduduknya bekerja selama 277 menit (4,6 jam) untuk bekerja, dan 207 menit (3,45 jam) untuk melakukan pekerjaan tanpa bayaran sepanjang hari.

Beberapa negara utama lainnya yaitu China penduduknya bekerja 8,4 jam sehari baik pekerjaan yang dibayar atau tidak. Negara lainnya yaitu Amerika Serikat dengan jam kerja 8,3 jam, India 8,1 jam, Australia 8 jam dan Inggris 7,8 jam, Prancis 7,5 jam dan Jerman 7,4 jam sepanjang hari.

Jika ditotal berapa menit yang dihabiskan untuk pekerjaan yang mendapatkan bayaran, pekerja Jepang menempati urutan tertinggi yaitu 6,3 jam rata-rata per hari. Sedangkan Denmark paling sedikit dalam jam kerja yaitu 3,75 jam.

Sementara untuk negara yang paling tinggi menghabiskan jam kerja pekerjaan tanpa bayaran, urutan pertama adalah Meksiko. Penduduk Meksiko paling tinggi menghabiskan pekerjaan tak dibayar yaitu 4,2 jam. Sedangkan urutan buncit yaitu Korea sebesar 1,3 jam sepanjang hari.

Penduduk Prancis menghabiskan waktu kerja tanpa bayaran dengan berbelanja sepanjang hari yaitu 32 menit, sementara Korea hanya 13 menit.
Selengkapnya

Puting Beliung,Pengunjung Botani Squre Tertimpa Kaca

Minggu, 13 Maret 2011

BOGOR - Hujan disertai angin puting beliung yang melanda Bogor, Jawa Barat, sejak pukul 15.00 WIB, mengakibatkan Kaca Botani Square hancur dan menimpa para pengunjung.

Selain itu, angin puting beliung juga mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah lokasi, dan atap rumah warga roboh. Akibat kejadian tersebut belasan orang mengalami luka.

Lima korban yang tertimpa kaca Botani Square saat ini masih menjalani perawatan di RS PMI Bogor. Kejadian tersebut terjadi saat kaca Botani di lantai dua pecah dan menimpa kepala para pengunjung.

“Saat ini masih menjalani perawatan di UGD RS PMI dan mengalami luka pada bagian kepalanya,” ujar Parta, satpam PMI Bogor, Minggu (13/3/2011).

Korban, di antaranya Rita (17) warga Ciomas Permai, Bunga (17) warga Bogor Baru, Debora (5), Aisah (3,5), dan Sri (57) warga Kedung Badak, Tanah Sareal. Selain itu, Desi, tertimpa pohon di Kebun Raya Bogor.

(Endang Gunawan/Global/lam) okezone.com
Selengkapnya